Akuntansi Perpajakan
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
- ItemPENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA JAKARTA PUSAT(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-30) Johanes, NickyPeneleitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dampak pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi pajak daerah yang teridentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh variabel independen terdiri dari pajak restoran, pajak hiburan, pajak hotel, pajak reklame, PBB-P2, dan BPHTB terhadap variabel dependen, yaitu Pendapatan Asli Daerah. Metode penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan penerimaan pajak daerah dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 per kecamatan dengan menggunakan purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier. Hasilnya menunjukkan bahwa pajak restoran, pajak reklame, PBB-P2, dan BPHTB berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Daerah Asli, sedangkan pajak hiburan dan pajak hotel tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah.
- ItemPENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN MANAJERIAL, ASING, INSTITUSIONAL DAN FAKTOR-FAKTOR LAIN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-26) StephaniePenelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris bahwa struktur kepemilikan saham yang terdiri dari struktur kepemilikan manajerial, struktur kepemilikan asing, dan struktur kepemilikan institusional beserta dengan faktorfaktor lain memberikan dampak terhadap penghindaran pajak. Beberapa faktor lain yang dimaksud adalah intensitas modal, likuiditas, profitabilitas, dan ukuran Perusahaan. Penelitian ini menggunakan data yang berasal dari perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022 dengan periode penelitian selama tiga tahun. Sampel pada penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dan metode analisa data regresi berganda, dengan total perusahaan adalah sebanyak 150 data dan total data sampel adalah sebanyak 50 perusahaan. Bukti empiris yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi laba yang dihasilkan perusahaan akan mengakibatkan semakin rendah tindakan penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan. Selain itu dalam penelitian ini juga menunjukan bahwa semakin besar kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan akan mengakibatkan semakin rendah tindakan penghindaran pajaknya.
- ItemPENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI, TRANSFER PRICING, INTENSITAS MODAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-20) PatricioPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh konservatisme akuntansi, transfer pricing, intensitas modal, komisaris independen, kepemilikan institusional, profitabilitas terhadap penghindaran pajak. Populasi penelitian ini adalah semuaa perusahaan sektor consumer noncyclicals, sektor consumer cyclicals, sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode penelitian tahun 2020-2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dan mengambil data sebanyak 165 data. Data yang diperoleh dari sampel tersebut dianalisis dengan menggunakan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan transfer pricing berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Variabel lain seperti konservatisme akuntansi, intensitas modal, komisaris independen, kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemPENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, FIRM AGE, SALES GROWTH DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-28) Adhianta, YovelaPenelitian ini dilakukan untuk tujuan menganalisis ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, komite audit, sales growth, firm age dan capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan sub-sektor consumer cyclical dan consumer non-cyclical. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan sub-sektor consumer cyclical dan consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Dalam penelitian ini, sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Menurut kriteria dalam pemilihan sampel, terdapat 66 perusahaan dipilih dari total 198 data penelitian yang digunakan. Dalam pengujian hipotesis, digunakan analisis regresi berganda sebagai metode analisis data. Hasil dalam penelitian ini menjelaskan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, komite audit dan sales growth berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Variabel leverage berpengaruh negatif terhadap tax avoidance. Sedangkan variabel firm age dan capital intensity tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
- ItemFAKTOR YANG MEMENGARUHI SIKAP WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP ETIKA PENGGELAPAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-03-05) Aprillia, CarolineEtika merujuk pada kumpulan aturan yang mengatur perilaku dan tindakan manusia dalam kehidupan bersosial. Etika pajak berfungsi sebagai norma-norma yang mengatur perilaku wajib pajak dalam melaksanakan tanggung jawab perpajakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai faktor yang memengaruhi sikap wajib pajak orang pribadi terhadap etika penggelapan pajak. Faktor-faktor tersebut meliputi keadilan pajak, sistem perpajakan, teknologi dan informasi, pemahaman pajak, love of money, religiusitas, dan diskriminasi. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2023 dengan objek penelitian yaitu wajib pajak orang pribadi yang melakukan usaha atau pekerjaan bebas di wilayah DKI Jakarta. Metode pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Forms dan penyebaran langsung kepada responden. Teknik pengumpulan sampel menggunakan convenience random sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 178 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa love of money dan diskriminasi berpengaruh terhadap etika penggelapan pajak. Namun, variabel lainnya yaitu keadilan pajak, sistem perpajakan, teknologi dan informasi, pemahaman pajak, dan religiusitas tidak berpengaruh terhadap etika penggelapan pajak.