Akuntansi Perpajakan
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Akuntansi Perpajakan by Issue Date
Now showing 1 - 20 of 79
Results Per Page
Sort Options
- ItemDETERMINAN PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-02-12) Putri, Adeline KeziaTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh self assessment system, pemeriksaan pajak, penagihan pajak, jumlah pengusaha kena pajak, jumlah e-billing dan jumlah e-filing terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai pada KPP Pratama Tanjung Pandan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wajib pajak badan di KPP Pratama Tanjung Pandan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah wajib pajak badan yang terdaftar dan aktif sebagai pengusaha kena pajak di KPP Pratama Tanjung Pandan selama periode 2015-2022. Penelitian yang dilakukan berupa studi time series selama 8 tahun dengan unit data bulanan, maka jumlah seluruh sampel adalah 96. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 (dua) variabel independen, Self Assessment System dan ebilling berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai pada KPP Pratama Tanjung Pandan. Sedangkan 4 (empat) variabel independen lainnya yaitu pemeriksaan pajak, penagihan pajak, pengusaha kena pajak, dan e-filing tidak memilik pengaruh terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai pada KPP Pratama Tanjung Pandan.
- ItemPENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-03-04) JesicaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan direksi, komite audit, leverage, return on assets, dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan sampel dari seluruh perusahaan cyclicals dan non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 dengan 39 perusahaan cyclicals dan non-cyclicals digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Pemilihan sampel ini menggunakan bentuk purposive sampling dengan jumlah tahun data berjumlah 117 data. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, return on assets, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap penghindaran pajak karena pertumbuhan penjualan yang tinggi mengarah beban pajak yang tinggi sehingga perusahaan berusaha untuk menimalisir beban pajak. Variabel lainnya yakni ukuran dewan direksi, komite audit, dan leverage tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemDETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PPH BADAN TERUTANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-10-12) Setiawan, FelixPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang mempengaruhi PPh Badan terutang. Variabel independen yaitu ROA, biaya operasional, net sales, rasio likuiditas, rasio laba operasi, struktur modal (DER) dan variabel dependen adalah PPh Badan terutang. Populasi yang digunakan yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2019-2021 memiliki 393 data dari 131 perusahaan. Metode yang digunakan yaitu purposive sampling, memiliki 171 data dari 57 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data dianalisa dengan analisis regresi berganda menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional dan net sales berpengaruh terhadap PPh Badan terutang. Meminimalkan biaya operasional perusahaan dapat meningkatkan laba. Laba berasal dari penjualan yang dilakukan perusahaan sehingga jumlah PPh Badan terutang dilihat dari seberapa besar laba tersebut. Sedangkan profitabilitas (ROA), rasio likuiditas, rasio laba operasi dan struktur modal (DER) tidak berpengaruh terhadap PPh Badan terutang
- ItemFAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-11-01) Ariska, AyuPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi Tax Avoidance pada perusahaan manufaktur di bursa efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat kuantitatif yang memiliki bentuk penelitian kausalitas. Variabel independen yang dilakukan pengujian adalah komisaris independen, dewan komisaris independen, ukuran perusahaan, return on asset (ROA), leverage, intensitas modal, dan komite audit. Sedangkan, variabel independen yang digunakan adalah penghindaran pajak (Tax Avoidance). Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian selama 5 tahun yaitu, tahun 2017 – 2021. Sampel penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana hanya 72 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang sudah memenuhi semua kriteria, sehingga didapat 360 data yang digunakan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan model regresi berganda yang digunakan untuk menguji pengaruh pada masing-masing variabel terhadap penghindaran pajak. Bukti empiris menunjukan bahwa variabel return on asset (ROA) berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Artinya, semakin tinggi profitabilitas maka akan semakin tinggi terjadinya penghindaran pajak. Sementara itu, variabel intensitas modal berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Artinya, semakin tinggi intensitas modal perusahaan maka akan semakin rendah terjadinya penghindaran pajak. Sedangkan, variabel kepemilikan institusional, dewan komisaris indepeden, ukuran perusahaan, leverage, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA, CORPORATE GOVERNANCE DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-11-07) AngelPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis manajemen laba, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, kualitas audit, transfer pricing, pertumbuhan penjualan, leverage dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini memiliki objek perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 sampai dengan 2021. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode kriteria pengambilan sampel, perusahaan yang dapat dijadikan sampel penelitian berjumlah 43 perusahaan dari total 129 data penelitian yang digunakan dalam penelitian. Pengujian hipotesis ini menggunakan analisis regresi berganda sebagai metode analisis data. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sementara untuk manajemen laba, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, kualitas audit, transfer pricing dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemPENGARUH CEO NARCISSISM DAN FAKTORFAKTOR LAINNYA TERHADAP TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-18) Zendrato, Elvira MargarethaTujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bukti empiris terkait pengaruh dari CEO narcissism, board of size, female directors, financial distress, company size, structure of foreign ownership, dan foreign commissioners terhadap tax avoidance. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari perusahaan yang terdapat di sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022 dengan periode penelitian sejak tahun 2020 sampai dengan 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan total 195 di sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals. Analisis data dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan model regresi linear berganda dan diolah menggunakan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa company size memiliki pengaruh positif terhadap tax avoidance, sedangkan board of size dan financial distress berpengaruh negatif terhadap tax avoidance. CEO narcissism, female directors, structure of foreign ownership, dan foreign commissioners tidak memiliki pengaruh terhadap terjadinya tindakan tax avoidance pada perusahaan.
- ItemGOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN FAKTOR LAINNYA YANG MEMPENGARUHI PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-19) Alexander, VitoPenelitian ini dilakukan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi penghindaran pajak. Beberapa faktor tersebut adalah return on assets, leverage, ukuran perusahaan, intensitas aset tetap, kepemilikan institusional, komite audit, serta dewan komisaris independen. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh return on assets, leverage, ukuran perusahaan, intensitas aset tetap, kepemilikan institusional, komite audit, serta dewan komisaris independen terhadap penghindaran pajak pada perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals. Populasi penelitian ini menggunakan 63 perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals dengan total data sampel sebanyak 189 data yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020 sampai dengan 2022 sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan metode regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on assets dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Sedangkan leverage, intensitas aset tetap, kepemilikan institusional, komite audit, serta dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemFAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PPh BADAN TERHUTANG PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-27) JuliusTujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh penjualan bersih, biaya operasional, profitabilitas (ROA), beban komersial, debt equity ratio, dan net profit margin secara simultan dan parsial terhadap Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) terhutang yang dimana diukur dengan pajak penghasilan kini. Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini 62 perusahaan. Metode sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji F atau secara simultan menghasilkan bahwa penjualan bersih, biaya operasional, profitabilitas (ROA), beban komersial, debt equity ratio, dan net profit margin secara bersama-sama berpengaruh tehadap pajak penghasilan badan terhutang. Selanjutnya untuk menguji secara persial atau uji t dihasilkan bahwa variabel penjualan bersih, biaya operasional, profitabilitas (ROA), beban komersial, dan debt equity ratio berpengaruh terhadap PPh Badan terhutang. Sedangkan, net profit margin menunjukkan tidak berpengaruh terhadap PPh Badan terhutang.
- ItemPENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA JAKARTA PUSAT(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-30) Johanes, NickyPeneleitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami dampak pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi pajak daerah yang teridentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh variabel independen terdiri dari pajak restoran, pajak hiburan, pajak hotel, pajak reklame, PBB-P2, dan BPHTB terhadap variabel dependen, yaitu Pendapatan Asli Daerah. Metode penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan penerimaan pajak daerah dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 per kecamatan dengan menggunakan purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier. Hasilnya menunjukkan bahwa pajak restoran, pajak reklame, PBB-P2, dan BPHTB berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Daerah Asli, sedangkan pajak hiburan dan pajak hotel tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah.
- ItemFAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA JAKARTA BARAT(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-31) SilviaPenelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependent. Variabel independet dalam penelitian ini adalah pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak hiburan, pajak reklame, pajak bumi dan bangunan perdesaaan dan perkotaan. Variabel dependen adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pajak daerah yang terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak hiburan, pajak reklame, pajak bumi dan bangunan perdesaaan dan perkotaan. Penelitian ini menggunakan periode dari tahun 2020 hingga tahun 2022 yang di ambil perbulan dari bulan Januari sampai bulan Desember, dan diambil perkecamatan yang berada di kota Jakarta Barat, sehinnga sampel dari penelitian ini terdiri daari 288 sampel. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan sanpel adalah teknik sampling jenuh. Metode analisa yang digunakan untuk melakukan pengujian hipotesis adaalah analisi regresi berganda. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel dari pajak restoran, pajak reklame, dan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan memiliki pengaruh terhadaap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Variabel lain, seperti variabel pajak hotel, pajak parkirm dan pajak hiburan tidak memiliki pengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
- ItemPENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-01) Salsabila, ZahwaTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh capital intensity, profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan komisaris independen terhadap agresivitas pajak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pada sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang secara konsisten terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tiga tahun dari periode 2020 sampai dengan 2022. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 201 data dari 67 sampel perusahaan. Data yang diperoleh dari sampel dianalisis dengan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel capital intensity, leverage, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan komisaris independen tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap agresivitas pajak sedangkan variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap agresivitas pajak.
- ItemANALISIS FAKTOR DAN PERILAKU YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI WAJIB PAJAK TENTANG PENGGELAPAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-02) KelvinPendanaan besar bagi pendapatan negara di Indonesia salah satunya di dapat dari pajak. Dengan penerimaan pajak, pemerintah membiayai semua pengeluaran negara baik secara rutin ataupun pembangunan yaitu untuk peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Banyak hasil usaha pemerintah yang bertujuan meningkatkan penerimaan dari pajak yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut dikarenakan rendahnya kesadaran wajib pajak dalam membayar kewajiban perpajakannya. Penelitian ini bertujuan agar menguji faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi wajib pajak tentang penggelapan pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Tambora dan KPP Pratama Tamansari. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebesar 122 responden dengan menggunakan teknik analisis berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa love of money, diskriminasi perpajakan, pemahaman perpajakan, dan norma subjektif pengaruh terhadap persepsi wajib pajak mengenai penggelapan pajak. Namun, variabel independen lain, yakni sistem perpajakan, keadilan perpajakan, dan religiusitas tidak berpengaruh terhadap persepsi wajib pajak tentang penggelapan pajak.
- ItemFAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRAKTIK TAX AVOIDANCE DALAM PERUSAHAAN(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Subhakti, ChristianTax avoidance adalah upaya untuk menghindari pajak secara legal yang tidak melanggar peraturan perpajakan. Adanya celah dalam undang-undang perpajakan membuat praktik tax avoidance seringkali dilakukan oleh wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh transfer pricing, leverage, profitability, sales growth, institutional ownership, capital intensity, dan financial distress terhadap tax avoidance. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan di sektor consumer non-cyclicals dan consumer cyclicals yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling method dan menghasilkan dengan jumlah 270 data dari 90 perusahaan yang memenuhi semua kriteria. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transfer pricing berpengaruh terhadap tax avoidance. Sedangkan leverage, profitability, sales growth, institutional ownership, capital intensity, dan financial distress tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
- ItemCORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY AND OTHER FACTORS AFFECTING TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Venezya, VennyPenghindaran pajak merupakan suatu cara sah yang dilakukan wajib pajak untuk meminimalkan beban pajak guna mengoptimalkan keuntungan, dengan asumsi bahwa biaya pajak mempengaruhi pendapatan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh corporate social responsibility (CSR) dan faktor lain termasuk return on asset, leverage, sales growth, capital intensity ratio, inventory intensity ratio, firm size, financial distress, accounting conservatism pada penghindaran pajak. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan konsumen non-siklus dan konsumen siklis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020 hingga 2022. Penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan hasil akhir memenuhi kriteria pada 62 perusahaan, 186 data selama periode tiga tahun 2020 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on asset, sales growth, and inventory intensity berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya leverage, capital intensity ratio, firm size, financial distress, accounting conservatism, and corporate social responsibility tidak menunjukkan pengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemFAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Susento, RichardPenghindaran pajak merupakan upaya penghindaran pajak secara legal yang tidak melanggar peraturan perpajakan yang dilakukan oleh wajib pajak dalam hal ini perusahaan, untuk meminimalkan beban pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan dengan memanfaatkan kelemahan ketentuan perpajakan demi mengoptimalkan laba perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, sales growth, capital intensity, kepemilikan institusional, dan komite audit pada tax avoidance. Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan sektor cyclicals dan noncyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020-2022. Sampel diperoleh dengan metode purposive sampling. Terdapat 174 data dari 58 perusahaan yang diambil sebagai sampel dan telah memenuhi kriteria. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda untuk menguji hipotesis dan menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas, sales growth, dan capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan variable independent lainnya seperti ukuran perusahaan, leverage, kepemilikan institusional dan komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap tax avoidance.
- ItemPENGARUH KESULITAN KEUANGAN, MOTIVASI PAJAK, DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Sugito, JesicaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kesulitan keuangan, motivasi pajak, imbal hasil aset, leverage keuangan, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan dan arus kas bebas memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perusahaan yang bergerak dibidang consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019-2022. Sampel penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling dan terdapat 62 perusahaan yang dipakai dalam penelitian ini. Analisis penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesulitan keuangan, leverage keuangan, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap manajemen laba yang artinya semakin besar angka dari kesulitan keuangan, leverage keuangan, pertumbuhan penjualan maka akan semakin besar peluang terjadinya manajemen laba dalam suatu perusahaan. Sedangkan variabel imbal hasil aset dan arus kas bebas memiliki pengaruh negatif terhadap manajemen laba yang artinya semakin besar angka dari imbal hasil aset dan arus kas bebas maka semakin kecil peluang terjadinya praktik manajemen laba dalam suatu perusahaan, serta variabel motivasi pajak dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba yang artinya berapapun angka dari variabel motivasi pajak dan ukuran perusahaan tidak akan mempengaruhi peluang terjadinya praktik manajemen laba.
- ItemFAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN DI BEI TAHUN 2020-2022(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Calvin, JasonTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris dari pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, intensitas aset tetap, pertumbuhan penjualan, kepemilikan institusional, dan likuiditas terhadap tax avoidance. Penelitian ini menggunakan perusahaan dan data dari perusahaan sektor consumer cyclical dan non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2022 sebagai populasinya. Sampel yang didapatkan dari penelitian ini berasal dari metode pemilihan sampel yaitu metode purposive sampling sebanyak 55 perusahaan dengan 165 data. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda untuk menganalisis data yang tersedia. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas, intensitas aset tetap, pertumbuhan penjualan, dan kepemilikan institusional memiliki hubungan terhadap tax avoidance. Namun, variabel independen lainnya seperti ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas tidak memiliki pengaruh terhadap tax avoidance
- ItemPENGARUH INSTITUTIONAL OWNERSHIP, AUDIT COMMITTEE, DAN FAKTOR-FAKTOR LAINNYA TERHADAP TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-06) Candra, CerryPenelitian ini dilakukan untuk menemukan bukti adanya hubungan antara variabel independen dan dependen. Penghindaran pajak (tax avoidance) adalah variabel dependen, dan variabel independen dalam penelitian ini adalah profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, likuiditas, intensitas modal, komite audit, dan kepemilikan institusional. Penelitian ini menggunakan perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor consumer non-cyclical dan consumer cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2020 dan 2022. Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sebanyak 66 perusahaan dan 198 data termasuk di antara sampel yang memenuhi persyaratan pengambilan sampel penelitian. Analisis regresi berganda digunakan dalam pengujian statistik penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara penghindaran pajak dengan variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan. Sedangkan variabel leverage, liquidity, capital intensity, audit committee, dan institutional ownership tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak
- ItemPENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-06) Anggraini, StelaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh komite audit, keputusan investasi, kompensasi kerugian fiskal, corporate social responsibility, profitabilitas, dan leverage terhadap tax avoidance. Penelitian ini menggunakan sampel dari seluruh perusahaan consumer noncyclicals dan consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 sampai dengan 2022 dengan 59 perusahan digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Pemilihan sampel ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah tahun data berjumlah 177 dan analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif terhadap tax avoidance, profitabilitas berpengaruh negatif terhadap tax avoidance sedangkan komite audit, keputusan investasi, kompensasi kerugian fiskal, dan corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
- ItemKEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-06) Molina, SilviaLaporan keuangan perusahaan mencerminkan kondisi keuangan perusahaan, oleh karena itu tindak penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan dapat diindikasikan dari kondisi laporan keuangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh variabel independen, yaitu kepemilikan institusional, masa jabatan ceo, intensitas modal, leverage, profitabilitas, financial distress, dan ukuran perusahaan terhadap variabel dependen, yaitu penghindaran pajak. Data dari penelitian ini terdiri dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian 3 tahun, yaitu dari tahun 2020 sampai tahun 2022. Metode pemilihan sampel pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, masa jabatan ceo, intensitas modal, leverage, profitabilitas, financial distress, dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak.