Akuntansi Perpajakan
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Akuntansi Perpajakan by Subject "Skripsi"
Now showing 1 - 20 of 64
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISIS FAKTOR DAN PERILAKU YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI WAJIB PAJAK TENTANG PENGGELAPAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-02) KelvinPendanaan besar bagi pendapatan negara di Indonesia salah satunya di dapat dari pajak. Dengan penerimaan pajak, pemerintah membiayai semua pengeluaran negara baik secara rutin ataupun pembangunan yaitu untuk peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Banyak hasil usaha pemerintah yang bertujuan meningkatkan penerimaan dari pajak yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut dikarenakan rendahnya kesadaran wajib pajak dalam membayar kewajiban perpajakannya. Penelitian ini bertujuan agar menguji faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi wajib pajak tentang penggelapan pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Tambora dan KPP Pratama Tamansari. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebesar 122 responden dengan menggunakan teknik analisis berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa love of money, diskriminasi perpajakan, pemahaman perpajakan, dan norma subjektif pengaruh terhadap persepsi wajib pajak mengenai penggelapan pajak. Namun, variabel independen lain, yakni sistem perpajakan, keadilan perpajakan, dan religiusitas tidak berpengaruh terhadap persepsi wajib pajak tentang penggelapan pajak.
- ItemANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI MANAJEMEN PAJAK PERUSAHAAN(SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI TRISAKTI, 2024-02-16) Albertus, WennyTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh ukuran perusahaan, komisaris independen, kompensasi manajemen, profitabilitas, leverage, dan rasio intensitas modal terhadap manajemen pajak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer cyclicals dan non cyclicals yang secara konsisten terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tiga tahun dari periode 2020 sampai dengan 2022. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 64 sampel perusahaan atau sebanyak 192 tahun data. Data yang diperoleh dari sampel dianalisis dengan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage memiliki pengaruh terhadap manajemen pajak, sedangkan komisaris independen, kompensasi manajemen, dan rasio intensitas modal tidak berpengaruh terhadap manajemen pajak.
- ItemANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP PENGGELAPAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-26) SuryanaSuryanaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pemahaman perpajakan, norma subyektif, love of money, religiusitas, keadilan perpajakan, teknologi dan informasi, dan diskriminasi perpajakan dengan persepsi wajib pajak terhadap penggelapan pajak. Penelitian ini menggunakan data primer, yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada responden dengan metode purposive sampling dengan kriteria memiliki wajib pajak memiliki NPWP, menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, dan berdomisili di Jakarta Barat dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel norma subyektif dan diskriminasi perpajakan memiliki pengaruh dengan persepsi wajib pajak terhadap penggelapan pajak. Sedangkan variabel lain, yaitu pemahaman perpajakan, love of money, religiusitas, keadilan perpajakan, teknologi dan informasi tidak berpengaruh dengan persepsi wajib pajak terhadap penggelapan pajak.
- ItemANALISIS PENGARUH KEKUATAN PASAR TERHADAP MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-23) Tan, WijayaPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris apakah kekuatan pasar memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan, kekuatan pasar, rasio pembayaran dividen, pengembalian total aset, rasio aset lancar, dan rasio utang terhadap aset. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 186 data dari 62 perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan analisis datanya menggunakan multiple regression. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan pasar, pengembalian total aset, dan rasio aset lancar berpengaruh terhadap manajemen laba. Di samping itu, variabel independen lain, seperti nilai perusahaan, rasio pembayaran dividen, dan rasio utang terhadap aset tidak menunjukkan pengaruh terhadap manajemen laba. Rasio utang terhadap aset tidak berpengaruh terhadap manajemen laba dikarenakan perusahaan dengan ketergantungan akan utang yang tinggi memiliki tanggung jawab tepat waktu untuk melunasi utangnya yang tidak bisa dihapus langsung lewat manajemen laba.
- ItemANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA, CORPORATE GOVERNANCE DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-11-07) AngelPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis manajemen laba, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, kualitas audit, transfer pricing, pertumbuhan penjualan, leverage dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini memiliki objek perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 sampai dengan 2021. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode kriteria pengambilan sampel, perusahaan yang dapat dijadikan sampel penelitian berjumlah 43 perusahaan dari total 129 data penelitian yang digunakan dalam penelitian. Pengujian hipotesis ini menggunakan analisis regresi berganda sebagai metode analisis data. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sementara untuk manajemen laba, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, kualitas audit, transfer pricing dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemANALISIS PENGGUNAAN METODE GROSS UP DALAM PENGHITUNGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PPh PASAL 21 OLEH PT. X TAHUN 2022(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-22) Dewi , Thalia KurniaPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan analisis terhadap penghitungan dengan metode Gross Up, penyetoran, dan pelaporan PPh Pasal 21 yang dilakukan oleh PT. X pada tahun 2022 sudah sesuai dengan PER-16/PJ/2016 yang mengatur mengenai penghitungan PPh Pasal 21 dan PMK No 242/PMK.03/2014 yang mengatur mengenai penyetoran dan pelaporan PPh Pasal 21. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang memiliki sumber data yang diperoleh ketika peneliti melakukan kegiatan magang kerja di PT. X. Dengan data sample yang diterima yaitu, 10 orang pegawai tetap dan 1 tenaga ahli yang bekerja di PT.X. Data yang diperoleh dari kegiatan magang guna untuk kepentingan penulisan penelitian ini adalah Daftar Gaji Karyawan, SPT Masa PPh Pasal 21, Bukti Pengiriman Elektronik, Surat Setoran Pajak, dan Bukti Potong 1721 A (A1). Hasil dari penelitian ini akan menjelaskan bahwa PT. X sudah melaksanakan tata cara penghitungan menggunakan metode Gross Up, penyetoran, dan pelaporan PPh Pasal 21 sudah sesuai dengan PER-16/PJ/2016 dan PMK No. 242/PMK.03/2014.
- ItemANALISIS PERHITUNGAN, PENCATATAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK RESTORAN X DI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2021-2022(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-22) Adam, Muhammmad Rishar SandyPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme perhitungan, penyetoran, dan pelaporan restoran X di Kabupaten Bekasi Tahun 2021-2022, kemudian mengetahui tingkat efektivitas penerimaan dan perkembangan serta kontribusi pajak restoran di PAD tahun 2020-2022. Penelitian ini untuk memeriksa kesesuaian pelaksanaan peraturan pajak Restoran yang telah diimplementasikan dengan pelaksanaan pajak restoran yang telah diatur sesuai Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Data pada penelitian ini diperoleh dari Bapenda Kabupaten Bekasi, SPTPD, Pendapatan Restoran, Target dan Realisasi Pajak Restoran, Target dan Realisasi PAD dan bukti pendukung lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan mekanisme perhitungan, penyetoran, dan pelaporan dan pencatatan Pajak Restoran X telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian, Efektivitas dan Perkembangan penerimaan Pajak Restoran di Kabupaten Bekasi Tahun 2020-2022 memiliki kriteria sangat efektif. Kontribusi Pajak Restoran terhadap PAD di Kabupaten Bekasi Tahun 2020-2022 memiliki kriteria kurang untuk Pajak Restoran.
- ItemANALISIS PERHITUNGAN, PENYETORAN, PELAPORAN DAN PENCATATAN PPN PADA PT. X TAHUN 2022(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-21) AngelineTujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis kesesuaian prosedur perhitungan, penyetoran, pelaporan dan pencatatan Pajak Pertambahan Nilai yang dilakukan oleh PT.X dengan Peraturan dan Undang-undang terbaru yang berlaku yaitu UU No.42 Tahun 2009 junto UU No.7 Tahun 2021 (HPP) dan mengetahui kesesuaian pencatatan yang telah dilakukan dengan prinsip akuntansi yang berlaku secara umum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Objek penelitian ini adalah PT.X yang berlokasi di Jakarta Pusat Indonesia. Dalam penelitian ini dokumen pendukung yang digunakan diperoleh secara langsung dari PT.X berupa data sekunder yang terdiri dari Faktur Pajak Keluaran, Faktur Pajak Masukan, SPT Masa PPN, Bukti Penyetoran dan Bukti Pelaporan Pajak, serta data primer berupa wawancara. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa prosedur perhitungan, penyetoran, pelaporan dan pencatatan Pajak Pertambahan Nilai pada PT.X sesuai dengan UU No.42 Tahun 2009 junto UU No.7 Tahun 2021 (HPP) dan prinsip akuntansi yang berlaku.
- ItemCORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY AND OTHER FACTORS AFFECTING TAX AVOIDANCE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Venezya, VennyPenghindaran pajak merupakan suatu cara sah yang dilakukan wajib pajak untuk meminimalkan beban pajak guna mengoptimalkan keuntungan, dengan asumsi bahwa biaya pajak mempengaruhi pendapatan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh corporate social responsibility (CSR) dan faktor lain termasuk return on asset, leverage, sales growth, capital intensity ratio, inventory intensity ratio, firm size, financial distress, accounting conservatism pada penghindaran pajak. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan konsumen non-siklus dan konsumen siklis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020 hingga 2022. Penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan hasil akhir memenuhi kriteria pada 62 perusahaan, 186 data selama periode tiga tahun 2020 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on asset, sales growth, and inventory intensity berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya leverage, capital intensity ratio, firm size, financial distress, accounting conservatism, and corporate social responsibility tidak menunjukkan pengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemDETERMINAN MANAJEMEN PAJAK PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-24) Gunawan, Melissa PutriTujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari intensitas persediaan, kepemilikian institusional, utang perusahaan, fasilitas perpajakan, ukuran perusahaan, dan intensitas aset tetap terhadap manajemen pajak. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama 4 tahun dari periode 2019 sampai dengan 2022. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan total 232 data yang berasal dari 58 perusahaan. Data yang telah diperoleh dari sampel dianalisis menggunakan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel intensitas persediaan, kepemilikan institusional, fasilitas perpajakan, dan intensitas aset tetap tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen pajak, sedangkan variabel utang perusahaan dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh terhadap manajemen pajak.
- ItemDETERMINAN MANAJEMEN PAJAK PERUSAHAAN(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-16) Damayanti, Eka NuriTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh kepemilikan institusional, return on asset, leverage, intensitas aset tetap, transfer pricing, dan fasilitas perpajakan terhadap manajemen pajak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pada sektor consumers cyclicals dan consumers non-cyclicals yang secara konsisten terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tiga tahun dari periode 2020 sampai dengan 2022. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 198 tahun data dari 66 sampel perusahaan. Data yang diperoleh dari sampel dianalisis dengan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel return on asset berpengaruh terhadap manajemen pajak sedangkan variabel kepemilikan institusional, leverage, intensitas aset tetap, transfer pricing, dan fasilitas perpajakan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen pajak.
- ItemDETERMINAN PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-02-12) Putri, Adeline KeziaTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh self assessment system, pemeriksaan pajak, penagihan pajak, jumlah pengusaha kena pajak, jumlah e-billing dan jumlah e-filing terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai pada KPP Pratama Tanjung Pandan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wajib pajak badan di KPP Pratama Tanjung Pandan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah wajib pajak badan yang terdaftar dan aktif sebagai pengusaha kena pajak di KPP Pratama Tanjung Pandan selama periode 2015-2022. Penelitian yang dilakukan berupa studi time series selama 8 tahun dengan unit data bulanan, maka jumlah seluruh sampel adalah 96. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 (dua) variabel independen, Self Assessment System dan ebilling berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai pada KPP Pratama Tanjung Pandan. Sedangkan 4 (empat) variabel independen lainnya yaitu pemeriksaan pajak, penagihan pajak, pengusaha kena pajak, dan e-filing tidak memilik pengaruh terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai pada KPP Pratama Tanjung Pandan.
- ItemDETERMINAN YANG MEMPENGARUHI PPH BADAN TERUTANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-10-12) Setiawan, FelixPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang mempengaruhi PPh Badan terutang. Variabel independen yaitu ROA, biaya operasional, net sales, rasio likuiditas, rasio laba operasi, struktur modal (DER) dan variabel dependen adalah PPh Badan terutang. Populasi yang digunakan yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2019-2021 memiliki 393 data dari 131 perusahaan. Metode yang digunakan yaitu purposive sampling, memiliki 171 data dari 57 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data dianalisa dengan analisis regresi berganda menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional dan net sales berpengaruh terhadap PPh Badan terutang. Meminimalkan biaya operasional perusahaan dapat meningkatkan laba. Laba berasal dari penjualan yang dilakukan perusahaan sehingga jumlah PPh Badan terutang dilihat dari seberapa besar laba tersebut. Sedangkan profitabilitas (ROA), rasio likuiditas, rasio laba operasi dan struktur modal (DER) tidak berpengaruh terhadap PPh Badan terutang
- ItemFAKTOR - FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI WILAYAH KOTA TANGERANG(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-03-07) Avrilia, TaniaTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris dari enam variabel yang digunakan dalam penelitian. Penelitian ini menguji enam variabel independen yaitu pemahaman wajib pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, lingkungan wajib pajak, kualitas pelayanan, dan kondisi keuangan terhadap variabel dependen yaitu kepatuhan wajib pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah Kota Tangerang dengan metode pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 109 responden dengan metode convenience sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa empat variabel berpengaruh terhadap variabel dependen kepatuhan wajib pajak, diantaranya variabel independen pemahaman wajib pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, dan lingkungan wajib pajak. Sedangkan dua variabel independent lainnya yang tidak memiliki pengaruh terhadap variabel dependen kepatuhan wajib pajak yaitu variabel kualitas pelayanan dan kondisi keuangan. Kualitas pelayanan dan kondisi keuangan perusahaan tidak berpengaruh secara langsung terhadap tingkat kepatuhan dalam membayar pajak karena faktor tersebut merupakan faktor eksternal dan tidak secara langsung memengaruhi perilaku perpajakan individu.
- ItemFAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGHINDARAN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-13) Amaris, JanicePenelitian ini adalah untuk menganalisis bukti empiris mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi penghindaran pajak. Penelitian menggunakan tujuh variabel independen yakni ukuran perusahaan, umur perusahaan, dewan komisaris independen, komite audit, pertumbuhan penjualan, leverage, tanggung jawab sosial. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 174 data dari 58 perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2020 sampai 2022. Penelitian ini menggunakan purposive sampling method dalam pemilihan sampel serta menggunakan multiple regression dalam melakukan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Namun, variabel independen lain seperti ukuran perusahaan, umur perusahaan, dewan komisaris independen, komite audit, leverage, tanggung jawab sosial tidak memberikan pengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemFAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN PAJAK(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-03-06) Engita, ErlindaTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memepengaruhi manajemen pajak. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah manajemen pajak, ukuran perusahaan, profitabilitas, intensitas aset tetap, fasilitas pajak, leverage, dan dewan komisaris. Untuk variabel dependen yang dipakai adalah manajemen pajak dan untuk variabel independen yang dipakai adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, intensitas aset tetap, fasilitas pajak, leverage, dan dewan komisaris. Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan Sektor Consumers Cyclical dan Non Cyclical di BEI pada periode 2020-2022 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Total populasi yang dijadikan untuk penelitian berjumlah 273 perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kausalitas. Data diteliti mengunakan metode kuantitatif sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga memperoleh sampel penelitian sebanyak 69 perusahaan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel ukuran perusahaan, profitabilitas, fasilitas pajak, dan leverage memiliki pengaruh terhadap manajemen pajak. Sedangkan intensitas aset tetap, dan dewan komisaris tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen pajak. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi referensi, menjadikan pertimbangan dan tambahan informasi bagi perusahaan dan masyarakat dalam melakukan manajemen pajak.
- ItemFAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2023-11-01) Ariska, AyuPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi Tax Avoidance pada perusahaan manufaktur di bursa efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat kuantitatif yang memiliki bentuk penelitian kausalitas. Variabel independen yang dilakukan pengujian adalah komisaris independen, dewan komisaris independen, ukuran perusahaan, return on asset (ROA), leverage, intensitas modal, dan komite audit. Sedangkan, variabel independen yang digunakan adalah penghindaran pajak (Tax Avoidance). Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian selama 5 tahun yaitu, tahun 2017 – 2021. Sampel penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana hanya 72 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang sudah memenuhi semua kriteria, sehingga didapat 360 data yang digunakan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan model regresi berganda yang digunakan untuk menguji pengaruh pada masing-masing variabel terhadap penghindaran pajak. Bukti empiris menunjukan bahwa variabel return on asset (ROA) berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Artinya, semakin tinggi profitabilitas maka akan semakin tinggi terjadinya penghindaran pajak. Sementara itu, variabel intensitas modal berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Artinya, semakin tinggi intensitas modal perusahaan maka akan semakin rendah terjadinya penghindaran pajak. Sedangkan, variabel kepemilikan institusional, dewan komisaris indepeden, ukuran perusahaan, leverage, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
- ItemFAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA JAKARTA BARAT(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-31) SilviaPenelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependent. Variabel independet dalam penelitian ini adalah pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak hiburan, pajak reklame, pajak bumi dan bangunan perdesaaan dan perkotaan. Variabel dependen adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pajak daerah yang terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, pajak hiburan, pajak reklame, pajak bumi dan bangunan perdesaaan dan perkotaan. Penelitian ini menggunakan periode dari tahun 2020 hingga tahun 2022 yang di ambil perbulan dari bulan Januari sampai bulan Desember, dan diambil perkecamatan yang berada di kota Jakarta Barat, sehinnga sampel dari penelitian ini terdiri daari 288 sampel. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan sanpel adalah teknik sampling jenuh. Metode analisa yang digunakan untuk melakukan pengujian hipotesis adaalah analisi regresi berganda. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel dari pajak restoran, pajak reklame, dan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan memiliki pengaruh terhadaap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Variabel lain, seperti variabel pajak hotel, pajak parkirm dan pajak hiburan tidak memiliki pengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
- ItemFAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI TAX AGGRESSIVENESS(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-24) Valencia, LevinaTax aggressiveness merupakan bentuk usaha yang dilakukan oleh individu/kelompok dalam mengurangi atau meminimalkan beban pajak yang dikenakan dengan cara yang legal maupun ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh firm size, profitability, managerial ownership, leverage, corporate social responsibility dan sales growth terhadap tax aggressiveness. Penelitian ini dilakukan pada 42 perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan memperoleh sebanyak 126 data. Penelitian ini menggunakan data tiga tahun terakhir dimulai tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 dan dipilih dengan metode purposive sampling. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa firm size dan profitability berpengaruh terhadap tax aggressiveness sedangkan managerial ownership, leverage, corporate social responsibility, dan sales growth tidak berpengaruh terhadap tax aggressiveness.
- ItemFAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN CYCLICAL DAN NON-CYCLICAL(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-26) Rustani, VeneciaPenghindaran pajak (tax avoidance) adalah sebuah tindakan yang sah dan tidak melanggar peraturan perpajakan biasa dilakukan oleh wajib pajak, seperti perusahaan, dengan tujuan mengurangi kewajiban pajak yang harus dibayar, melalui pemanfaatan celah-celah dalam peraturan perpajakan untuk meningkatkan laba perusahaan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh return on assets, leverage, sales growth, corporate social responsibility, firm size, komite audit, dan capital intensity terhadap tax avoidance. Dalam penelitian ini, populasi perusahaan yang diteliti mencakup sektor cyclicals dan non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling, dengan total 174 data yang berasal dari 58 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linear berganda untuk menguji hipotesis dan menganalisis data. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa return on assets, sales growth, dan capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan variable independen lainnya seperti leverage, corporate social responsibility, firm size, dan komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap tax avoidance.