PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
| dc.contributor.author | Supriyatna, Jessica Angelina | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-10T07:25:48Z | |
| dc.date.available | 2026-08-10T07:25:48Z | |
| dc.date.issued | 2024-01-03 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai dampak profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, dan manajemen laba sebagai variabel independen terhadap financial distress sebagai variabel dependen. Penelitian ini berupaya untuk memberikan wawasan tambahan yang signifikan mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat financial distress di perusahaan, dengan harapan temuan ini dapat menjadi dasar untuk perusahaan dalam merancang strategi keuangan yang lebih efektif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup perusahaan consumer cyclical dan perusahaan consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga tahun 2022, dengan jumlah sampel sebanyak 492 data yang terdiri dari 164 perusahaan. Metode yang digunakan dalam proses pemilihan sampel adalah purposive sampling dan analisis regresi berganda dipilih sebagai metode untuk menguji dan menganalisis data yang digunakan dalam penilitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap financial distress, sementara ukuran perusahaan, leverage, dan manajemen laba tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap financial distress. Tingkat likuiditas dan profitabilitas yang tinggi umumnya dapat mengurangi risiko terjadinya financial distress, namun tingkat pertumbuhan penjualan yang rendah dapat meningkatkan risiko terjadinya financial distress. Tingkat likuiditas yang tinggi cenderung memberikan perlindungan tambahan terhadap potensi terjadinya financial distress dikarenakan perusahaan memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi kewajiban keuangan dan mebayar utang-utang yang dimiliki, sementara tingkat profitabilitas yang tinggi mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan profit yang dapat digunakan untuk menutupi kewajiban keuangan perusahaan. Di sisi lain, tingkat pertumbuhan penjualan yang rendah dapat menyebabkan pendapatan tidak memadai untuk menutupi biaya operasional dan kewajiban finansial usaha, yang pada akhirnya akan menyebabkan perusahaan mengalami masalah keuangan | |
| dc.identifier.uri | https://repository.tsm.ac.id/handle/123456789/631 | |
| dc.publisher | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti | |
| dc.title | PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS | |
| dc.type | Thesis |